Korosi dalam Sistem Distribusi Bahan Bakar
Air bebas dalam bahan bakar bisa berasal dari kondensasi, pernapasan tangki, atau carry-over produk. Air ini menciptakan lingkungan elektrokimia yang mempercepat korosi pada tangki baja lunak, pipa, dan peralatan distribusi. Senyawa asam yang secara alami ada dalam bahan bakar (asam naftenat) atau terbentuk selama oksidasi (asam organik dari dekomposisi peroksida) semakin mempercepat serangan korosi. Hasilnya adalah kontaminasi partikel karat, penyumbatan filter, kegagalan peralatan, dan downtime sistem yang merugikan.
Pada sistem bahan bakar aviasi, korosi menjadi risiko keselamatan langsung. Tangki bahan bakar pesawat, integral wing tank, dan komponen paduan aluminium harus dilindungi dari serangan logam ferrous maupun non-ferrous. Hal ini membutuhkan corrosion inhibitor yang secara khusus memenuhi kualifikasi spesifikasi bahan bakar aviasi.
Perbedaan utama: Corrosion inhibitor untuk bahan bakar membentuk lapisan film pelindung tipis pada permukaan logam yang bersentuhan dengan bahan bakar. Produk ini berbeda dari corrosion inhibitor berbasis air (aqueous). Produk ini harus berfungsi dalam lingkungan yang didominasi hidrokarbon dengan hanya sedikit air. Pemilihan produk dan treat rate sangat bergantung pada jenis bahan bakar dan metalurgi sistem.
Aplikasi dan Persyaratan
| Aplikasi | Risiko Korosi | Persyaratan Inhibitor |
|---|---|---|
| Tangki Penyimpanan Diesel | Korosi air di dasar tangki; kontaminasi partikel karat pada produk | Film-forming rust inhibitor; kompatibel dengan aditif diesel lain |
| Campuran Gasoline / Etanol | Lapisan air akibat phase separation; korosi seng dan baja yang dipercepat etanol | Inhibitor stabil dalam campuran etanol; melindungi logam ferrous maupun non-ferrous |
| Bahan Bakar Turbin Aviasi | Korosi integral tank; kompatibilitas sealant; hardware sistem bahan bakar | Lolos uji karat ASTM D665; disetujui sesuai DEF STAN 91-091 / ASTM D1655; umumnya DCI-6A (juga memberikan lubricity) |
| Pipeline Bahan Bakar | Korosi internal pada pipeline multi-produk; kontaminasi partikel karat | Filming amine atau inhibitor berbasis asam karboksilat pada titik injeksi pipeline |
| Sistem Bahan Bakar Marine | Masuknya air laut; lingkungan tropis lembap; laju korosi yang dipercepat | Filming inhibitor yang tangguh; kompatibel dengan komponen residual fuel bila berlaku |
Fungsi dan Kimia
- Corrosion inhibitor untuk bahan bakar teradsorpsi ke permukaan logam melalui gugus kepala polar (asam karboksilat, amine, imidazoline). Bagian ekor hidrokarbonnya menghadap ke fase bahan bakar. Susunan ini menciptakan penghalang antara logam dan air atau asam yang bersifat korosif.
- Corrosion inhibitor untuk aviasi sering memiliki fungsi ganda: perlindungan korosi sekaligus peningkatan lubricity. DCI-6A adalah standar industri yang memenuhi kualifikasi kedua sifat ini sesuai spesifikasi Jet-A/A-1.
- Pada aplikasi gasoline, inhibitor tidak boleh meningkatkan pembentukan gum atau memengaruhi oktan secara negatif. Pengujian kompatibilitas terhadap keseluruhan paket aditif diperlukan.